Petunjuk Mengerjakan :
1. Ringkaslah materi ajar di bawah ini di Buku Catatan atau Kertas Double Folio.
2. Mintalah tanda tangan orangtuamu jika tulisan ringkasannya sudah selesai.
3. Dikumpulkan pada tanggal 31 Maret 2020 melalui wali kelasmu.
4. Kerjakan Soal Pemahaman Materi dengan baik dan benar.
5. Tuliskan kembali soal tersebut di kertas double folio dan jawablah dengan baik dan benar.
6. Mintalah tanda tangan orangtuamu jika soal pembahasan materi sudah selesai.
7. Dikumpulkan pada tanggal 31 Maret 2020 melalui wali kelasmu.
Materi Ajar :
PERUBAHAN MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA PENJAJAHAN DAN TUMBUHNYA SEMANGAT KEBANGSAAN
A. Kedatangan Bangsa-Bangsa Barat ke Indonesia
1. Latar
Belakang Kedatangan Bangsa Barat.
Kedatangan
bagsa Eropa ke Indonesia dilatarbelankangi oleh:
a. kekayaan
alam Indonesia.
b. adanya
motivasi gold, glory dan gospel (3G) oleh bangsa Eropa.
c.
berkembangnya revolusi industri di Eropa.
2.
Kedatangan Bangsa-Bangsa Barat ke Indonesia.
Kedatangan
bangsa Eropa ke Indonesia tidak dapat dilepaskan dengan:
a.
berkembangnya teori helio sentris, di mana matahari sebagai pusat tata surya.
b. kemajuan ilmu
dan teknologi, dengan ditemukannya kompas dan tarnsportasi laut.
c. keinginan
untuk mencari pusat rempah-rempah.
Adapun
bangsa Eropa yang berlayar sampai ke Indonesia adalah Portugis, Spanyol,
Belanda dan Inggris.
B. Kondisi Masyarakat Indonesia pada Masa Penjajahan
1. Pengaruh
Monopoli dalam Perdagangan.
Monopoli
berasal dari dua kata, yaitu mono dan poli. Mono berarti satu atau tunggal,
sedangkan poli berarti banyak. Sehingga monopoli berarti satu untuk banyak.
Dalam
konteks perdagangan, monopoli berarti situasi yang pengadaan barang dagangannya
tertentu dikuasai oleh satu orang atau satu kelompok. Dengan demikian harga
barang dapat dikendalikan oleh pelaku monopoli.
Contoh
pelaku monopoli perdagangan adalah VOC (persekutuan pedagang Belanda) dan EIC
(persekutuan pedagang Inggris).
2. Pengaruh
Kebijakan Kerja Paksa.
Mendengar
istilah kerja paksa kita pasti membayangkan suatu pekerjaan yang dilakukan
dengan pemaksaan oleh pihak tertentu.
Dalam hal
ini pasti ada majikan yang memaksakan kehendak dan ada pula pekerja yang
bekerja secara terpaksa.
Pada jaman
penjajahan Belanda, rakyat Indonesia pernah mengalami kerja paksa yang dikenal
dengan nama Kerja Rodi.
3. Pengaruh
Sistem Sewa Tanah.
Sisten sewa
tanah diberlakukan bagi masyarakat Indonesia pada masa Gubernur Jendral Raffles
dari Inggris.
Sistem sewa
tanah ini dikenal dengan nama Landrent-system. Dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. petani
harus menyewa tanah, padahal petani adalah pemilik tanah
b. harga
sewa tanah ditentukan oleh pemerintah Inggris di Indoesia
c.
pembayaran sewa tanah dilakukan dengan uang tunai
4. Pengaruh
Sistem Tanam Paksa.
Sistem Tanam
Paksa dikenal dengan istilah cultuur stelsel. Pemerintah Hindia Belanda memaksa
rakyat Indonesia untuk menanam jenis tanaman rempah-rempah.
Kebijakan
ini diberlakukan di Indonesia pada masa pemerintahan gubernur jendral Johannes
van den Bosch.
5.
Perlawanan Terhadap Kolonialisme dan Imperialisme
Kedatangan
bangsa Eropa ke Indonesia ternyata mengakibatkan penderiaan bagi masyarakat.
Penderitaan ini terjadi di berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Sebagai
reaksi dari penderitaan dan berbagai kebijakan yang merugikan masyarakat, maka
terjadilah perlawanan di berbagai daerah.
C. Tumbuh dan Berkembangnya Semangat Kebangsaan
1. Latar
Belakang Munculnya Nasionalisme Indonesia.
Nasionalisme
di Indonesia muncul disebabkan adanya faktor dari dalam dan luar negeri.
Faktor dalam
negeri misalnya, penderitaan rakyat, rasa senasib dan sepenanggungan dan
kegagalan perjuangan kedaerahan.
Sedangkan
faktor dari luar negeri misalnya munculnya paham pan-Islamisme, Naionalisme,
Sosialisme, Liberalisme, dan Demokrasi.
2. Organisasi
Pergerakan Nasional Indonesia.
Kebangkitan
nasional adalah masa lahirnya kesadaran bangsa indonesia untuk berjuang secara
bersama-sama.
Kebangkitan
nasional diawali dengan berdirinya organisasi modern Budi Utomo. Kemudian
berdiri pula Sarekat Islam, Sarekat Dagang Islam,Indische Partij, Perhimpunan
Indonesia dsb.
3.
Pergerakan Nasional pada Masa Pendudukan Jepang.
Perang Dunia
II di Asia berdampak pada berakhirnya penjajahan Belanda di Indonesia. Namun
bukan berarti bangsa Indonesia terbebas dari penjajahan. Karena bangsa
Indonesia di jajah oleh Jepang.
Pada jaman
Jepang bangsa Indonesia tetap menderita, apalagi Jepang menerapkan kerja paksa
yang dikenal dengan nama Romusha.
Namun pada
saat Jepang mulai terdesak oleh sekutu dalam Perang Dunia II, sikap Jepang mulai melunak.
Kerjakan Soal Di Bawah Ini.
1. Sistem
tanam paksa di Indonesia yang diperkenalkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van
den Bosch membuat rakyat Indonesia.....
a. mengenal
berbagai macam tanaman baru
b. hidup
bahagia dari tanamannya yang melimpah
c. menderita
dan miskin akibat tanam paksa
d. mendapat
perhatian dari pemerintah Belanda
e. muncul dan
berkembangnya politik asosiasi
2. Terjadinya
mobilitas sosial masyarakat Indonesia pada masa pemerintahan kolonial Belanda
disebabkan oleh berkembangnya..
a. upaya
peningkatan kesejahteraan rakyat
b.
perkebunan-perkebunan besar membutuhkan tenaga kerja
c. urbanisasi
masyarakat dari desa ke kota
d. keinginan
rakyat untuk mencari daerah-daerah baru
e. usaha
perdagangan rakyat dari satu daerah ke daerah lainnya.
3. Landrent
System untuk pertama kalinya muncul di Indonesia pada zaman penjajahan....
a. Belanda
b. Inggris
c. Spanyol
d. Portugis
e. VOC
4. Pemerintah
Hindia Belanda sejak tahun 1830 menyelenggarakan sistem tanam paksa, karena....
a. Sistem ini
merupakan cara yang paling mudah untuk mengisi kas pemerintahan Belanda yang
digunakan untuk membangun, membayar utang, serta menyehatkan keuangan Negeri
Belanda
b. Usaha
inilah yang dianggap dapat mengatasi krisi keuangan negeri jajahan
c. Sistem ini
merupakan salah satu ketentuan dalam Kongres Wina
d. sistem ini
telah dijalankan oleh raja-raja Jawa sebelum kedatangan Belanda
e. hanya cara
inilah yang dapat dilakukan oleh pemerintah Hindia Belanda untuk mendapatkan
penghasilan pemerintah
5. Pada tahun
1870, pemerintah kolonial Hindia Belanda menghapuskan sistem tanam paksa.
Penyebab utamanya adalah...
a. atas
persetujuan Pemerintah Hindia Belanda dan raja-raja lokal di Indonesia
b. Pemerintah
Hindia Belanda tidak mendapatkan keuntungan apa-apa dari Sistem Tanam Paksa
c. atas
desakan dari golongan liberal dan pemilik modal swasta yang hendak ikut
menanamkan modalnya di Indonesia
d. harga
tanaman yang dihasilkan melalui sistem tanam paksa menjadi merosot
e.
pemerintahan Hindia Belanda tidak sampai hati melihat penderitaan rakyat
sebagai akibat berlakunya Sistem Tanam Paksa
6.
Cultuurstelsel muncul adalah sebagai akibat dari....
a. hancurnya
VOC
b. Perang
Diponegoro
c. kalahnya
Belanda
d. kosongnya
kas Negeri Belanda
e. adanya
Perang Padri
7. Perhatikan
data-data di bawah ini!
1) Cina
2) India
3) Arab
4) Turki
5) Belanda
6) Portugis
Dari data-data
di atas, yang termasuk golongan Timur Asing dalam masyarakat kolonial di
Indonesia adalah....
a. 1, 2, dan 3
b. 4, 5, dan 6
c. 1, 3, dan 5
d. 2, 4, dan 6
e. 3, 4, dan 5
8. Terjadinya
migrasi penduduk di Indonesia ke pusat-pusat perkebunan dan pusat-pusat
industri terjadi pada masa....
a. awal
penjajahan bangsa Barat di Indonesia
b. berdirinya
kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam
c. masuknya
agama dan kebudayaan Islam ke Indonesia
d. berlakunya
politik liberalisme tahun 1870 di Indonesia
e. pelaksanaan
politik etis
9. Terjadinya
migrasi penduduk di Indonesia pada abad ke-16 sampai ke 19 membawa akibat
sebagai berikut, kecuali....
a. terjadi
pembauran penduduk
b. penduduk di
daerah tujuan migrasi menjadi homogen
c. mempercepat
proses integrasi bangsa Indonesia
d. kehidupan
masyarakat menjadi lebih dinamis
e. menumbuhkan
rasa persatuan dan kesatuan bangsa
10.
Undang-undang yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1870
yang membolehkan pemilik modal swasata asing menyewa tanah pribumi adalah....
a.
undang-undang perkebunan
b.
undang-undang agraria
c.
undang-undang perburuhan
d.
undang-undang permodalan
e.
undang-undang perdagangan
11.
Undang-undang yang mengatur para pekerja Indonesia yang bekerja di perkebunan
swasta milik Belanda adalah....
a. Agrarische
Wet
b. Suiker Wet
c. Poenale
Sanctie
d. Toezlicht
Ordonantie
e. Indische
Staats Regeling
12. Poenale
Sanctie memuat ketentuan tentang...
a. persyaratan
hubungan kuli kontrak
b. menanam
hukuman yang berhubungan dengan kemungkinan penyalahgunaan kekuasaan
c. ancaman
hukuman terhadap para pekerja yang memutuskan perjanjian kerja tanpa seizin
penguasa
d. peraturan
yang melindungi para pekerja dari tindakan sewenang-wenang para majikannya
e. ancaman
terhadap majikan bertindak sewenang-wenang
13. Berdirinya
perkebunan-perkebunan besar, seperti perkebunan tembakau di daerah Deli
merupakan pelaksanaan politik...
a. divide et
impera
b. pintu
terbuka
c. bumi hangus
d. apartheid
e. tanam modal
14. Tanam
paksa (cultuurstelsel) yang banyak mendatangkan kesengsaraan bagi bangsa
Indonesia, diciptakan oleh...
a. van den
Bosch
b. van der Cappelen
c. Daendels
d. Raffles
e. J.P. Coen
15. Tugas
Daendels yang utama di Indonesia adalah....
a. menggali
sumber pajak yang besar dari tanah jajahan
b.
mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris
c.
mengembangkan sistem pertanian yang baik di Pulau Jawa
d. membentuk
tentara yang beranggotakan bangsa Indonesia
e. membangun
jalan raya dari Anyer sampai Panarukan