Kamis, 19 Maret 2020

Tugas Rumah Mata Pelajaran IPS Kelas 8_SMPS Darussalam Prima Medan



Petunjuk Mengerjakan :
1. Ringkaslah materi ajar di bawah ini di Buku Catatan atau Kertas Double Folio.
2. Mintalah tanda tangan orangtuamu jika tulisan ringkasannya sudah selesai.
3. Dikumpulkan pada tanggal 31 Maret 2020 melalui wali kelasmu.
4. Kerjakan Soal Pemahaman Materi dengan baik dan benar.
5. Tuliskan kembali soal tersebut di kertas double folio dan jawablah dengan baik dan benar.
6. Mintalah tanda tangan orangtuamu jika soal pembahasan materi sudah selesai.
7. Dikumpulkan pada tanggal 31 Maret 2020 melalui wali kelasmu.


Materi Ajar : 
PERUBAHAN MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA PENJAJAHAN DAN TUMBUHNYA SEMANGAT KEBANGSAAN


A. Kedatangan Bangsa-Bangsa Barat ke Indonesia

1. Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat.

Kedatangan bagsa Eropa ke Indonesia dilatarbelankangi oleh:
a. kekayaan alam Indonesia.
b. adanya motivasi gold, glory dan gospel (3G) oleh bangsa Eropa.
c. berkembangnya revolusi industri di Eropa.

2. Kedatangan Bangsa-Bangsa Barat ke Indonesia.

Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia tidak dapat dilepaskan dengan:
a. berkembangnya teori helio sentris, di mana matahari sebagai pusat tata surya.
b. kemajuan ilmu dan teknologi, dengan ditemukannya kompas dan tarnsportasi laut.
c. keinginan untuk mencari pusat rempah-rempah.

Adapun bangsa Eropa yang berlayar sampai ke Indonesia adalah Portugis, Spanyol, Belanda dan Inggris.


B. Kondisi Masyarakat Indonesia pada Masa Penjajahan

1. Pengaruh Monopoli dalam Perdagangan.

Monopoli berasal dari dua kata, yaitu mono dan poli. Mono berarti satu atau tunggal, sedangkan poli berarti banyak. Sehingga monopoli berarti satu untuk banyak.

Dalam konteks perdagangan, monopoli berarti situasi yang pengadaan barang dagangannya tertentu dikuasai oleh satu orang atau satu kelompok. Dengan demikian harga barang dapat dikendalikan oleh pelaku monopoli.

Contoh pelaku monopoli perdagangan adalah VOC (persekutuan pedagang Belanda) dan EIC (persekutuan pedagang Inggris).

2. Pengaruh Kebijakan Kerja Paksa.

Mendengar istilah kerja paksa kita pasti membayangkan suatu pekerjaan yang dilakukan dengan pemaksaan oleh pihak tertentu.

Dalam hal ini pasti ada majikan yang memaksakan kehendak dan ada pula pekerja yang bekerja secara terpaksa.

Pada jaman penjajahan Belanda, rakyat Indonesia pernah mengalami kerja paksa yang dikenal dengan nama Kerja Rodi.

3. Pengaruh Sistem Sewa Tanah.
Sisten sewa tanah diberlakukan bagi masyarakat Indonesia pada masa Gubernur Jendral Raffles dari Inggris.

Sistem sewa tanah ini dikenal dengan nama Landrent-system. Dengan ketentuan sebagai berikut:
a. petani harus menyewa tanah, padahal petani adalah pemilik tanah
b. harga sewa tanah ditentukan oleh pemerintah Inggris di Indoesia
c. pembayaran sewa tanah dilakukan dengan uang tunai

4. Pengaruh Sistem Tanam Paksa.

Sistem Tanam Paksa dikenal dengan istilah cultuur stelsel. Pemerintah Hindia Belanda memaksa rakyat Indonesia untuk menanam jenis tanaman rempah-rempah.

Kebijakan ini diberlakukan di Indonesia pada masa pemerintahan gubernur jendral Johannes van den Bosch.

5. Perlawanan Terhadap Kolonialisme dan Imperialisme

Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia ternyata mengakibatkan penderiaan bagi masyarakat. Penderitaan ini terjadi di berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Sebagai reaksi dari penderitaan dan berbagai kebijakan yang merugikan masyarakat, maka terjadilah perlawanan di berbagai daerah.


C. Tumbuh dan Berkembangnya Semangat Kebangsaan

1. Latar Belakang Munculnya Nasionalisme Indonesia.

Nasionalisme di Indonesia muncul disebabkan adanya faktor dari dalam dan luar negeri.

Faktor dalam negeri misalnya, penderitaan rakyat, rasa senasib dan sepenanggungan dan kegagalan perjuangan kedaerahan.

Sedangkan faktor dari luar negeri misalnya munculnya paham pan-Islamisme, Naionalisme, Sosialisme, Liberalisme, dan Demokrasi.

2. Organisasi Pergerakan Nasional Indonesia.

Kebangkitan nasional adalah masa lahirnya kesadaran bangsa indonesia untuk berjuang secara bersama-sama.

Kebangkitan nasional diawali dengan berdirinya organisasi modern Budi Utomo. Kemudian berdiri pula Sarekat Islam, Sarekat Dagang Islam,Indische Partij, Perhimpunan Indonesia dsb.

3. Pergerakan Nasional pada Masa Pendudukan Jepang.

Perang Dunia II di Asia berdampak pada berakhirnya penjajahan Belanda di Indonesia. Namun bukan berarti bangsa Indonesia terbebas dari penjajahan. Karena bangsa Indonesia di jajah oleh Jepang.

Pada jaman Jepang bangsa Indonesia tetap menderita, apalagi Jepang menerapkan kerja paksa yang dikenal dengan nama Romusha.

Namun pada saat Jepang mulai terdesak oleh sekutu dalam Perang Dunia II,  sikap Jepang mulai melunak.

Kerjakan Soal Di Bawah Ini.

1. Sistem tanam paksa di Indonesia yang diperkenalkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch membuat rakyat Indonesia.....
a. mengenal berbagai macam tanaman baru
b. hidup bahagia dari tanamannya yang melimpah
c. menderita dan miskin akibat tanam paksa
d. mendapat perhatian dari pemerintah Belanda
e. muncul dan berkembangnya politik asosiasi

2. Terjadinya mobilitas sosial masyarakat Indonesia pada masa pemerintahan kolonial Belanda disebabkan oleh berkembangnya..
a. upaya peningkatan kesejahteraan rakyat
b. perkebunan-perkebunan besar membutuhkan tenaga kerja
c. urbanisasi masyarakat dari desa ke kota
d. keinginan rakyat untuk mencari daerah-daerah baru
e. usaha perdagangan rakyat dari satu daerah ke daerah lainnya.


3. Landrent System untuk pertama kalinya muncul di Indonesia pada zaman penjajahan....
a. Belanda
b. Inggris
c. Spanyol
d. Portugis
e. VOC

4. Pemerintah Hindia Belanda sejak tahun 1830 menyelenggarakan sistem tanam paksa, karena....
a. Sistem ini merupakan cara yang paling mudah untuk mengisi kas pemerintahan Belanda yang digunakan untuk membangun, membayar utang, serta menyehatkan keuangan Negeri Belanda
b. Usaha inilah yang dianggap dapat mengatasi krisi keuangan negeri jajahan 
c. Sistem ini merupakan salah satu ketentuan dalam Kongres Wina
d. sistem ini telah dijalankan oleh raja-raja Jawa sebelum kedatangan Belanda
e. hanya cara inilah yang dapat dilakukan oleh pemerintah Hindia Belanda untuk mendapatkan penghasilan pemerintah


5. Pada tahun 1870, pemerintah kolonial Hindia Belanda menghapuskan sistem tanam paksa. Penyebab utamanya adalah...
a. atas persetujuan Pemerintah Hindia Belanda dan raja-raja lokal di Indonesia
b. Pemerintah Hindia Belanda tidak mendapatkan keuntungan apa-apa dari Sistem Tanam Paksa
c. atas desakan dari golongan liberal dan pemilik modal swasta yang hendak ikut menanamkan modalnya di Indonesia
d. harga tanaman yang dihasilkan melalui sistem tanam paksa menjadi merosot
e. pemerintahan Hindia Belanda tidak sampai hati melihat penderitaan rakyat sebagai akibat berlakunya Sistem Tanam Paksa

6. Cultuurstelsel muncul adalah sebagai akibat dari....
a. hancurnya VOC
b. Perang Diponegoro
c. kalahnya Belanda
d. kosongnya kas Negeri Belanda
e. adanya Perang Padri

7. Perhatikan data-data di bawah ini!
1) Cina
2) India
3) Arab
4) Turki
5) Belanda
6) Portugis

Dari data-data di atas, yang termasuk golongan Timur Asing dalam masyarakat kolonial di Indonesia adalah....
a. 1, 2, dan 3
b. 4, 5, dan 6
c. 1, 3, dan 5
d. 2, 4, dan 6
e. 3, 4, dan 5

8. Terjadinya migrasi penduduk di Indonesia ke pusat-pusat perkebunan dan pusat-pusat industri terjadi pada masa....
a. awal penjajahan bangsa Barat di Indonesia
b. berdirinya kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam
c. masuknya agama dan kebudayaan Islam ke Indonesia
d. berlakunya politik liberalisme tahun 1870 di Indonesia
e. pelaksanaan politik etis


9. Terjadinya migrasi penduduk di Indonesia pada abad ke-16 sampai ke 19 membawa akibat sebagai berikut, kecuali....
a. terjadi pembauran penduduk
b. penduduk di daerah tujuan migrasi menjadi homogen
c. mempercepat proses integrasi bangsa Indonesia
d. kehidupan masyarakat menjadi lebih dinamis
e. menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa


10. Undang-undang yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1870 yang membolehkan pemilik modal swasata asing menyewa tanah pribumi adalah....
a. undang-undang perkebunan
b. undang-undang agraria
c. undang-undang perburuhan
d. undang-undang permodalan
e. undang-undang perdagangan

11. Undang-undang yang mengatur para pekerja Indonesia yang bekerja di perkebunan swasta milik Belanda adalah....
a. Agrarische Wet
b. Suiker Wet
c. Poenale Sanctie
d. Toezlicht Ordonantie
e. Indische Staats Regeling

12. Poenale Sanctie memuat ketentuan tentang...
a. persyaratan hubungan kuli kontrak
b. menanam hukuman yang berhubungan dengan kemungkinan penyalahgunaan kekuasaan
c. ancaman hukuman terhadap para pekerja yang memutuskan perjanjian kerja tanpa seizin penguasa
d. peraturan yang melindungi para pekerja dari tindakan sewenang-wenang para majikannya
e. ancaman terhadap majikan bertindak sewenang-wenang

13. Berdirinya perkebunan-perkebunan besar, seperti perkebunan tembakau di daerah Deli merupakan pelaksanaan politik...
a. divide et impera
b. pintu terbuka
c. bumi hangus
d. apartheid
e. tanam modal

14. Tanam paksa (cultuurstelsel) yang banyak mendatangkan kesengsaraan bagi bangsa Indonesia, diciptakan oleh...
a. van den Bosch
b. van der Cappelen
c. Daendels
d. Raffles
e. J.P. Coen

15. Tugas Daendels yang utama di Indonesia adalah....
a. menggali sumber pajak yang besar dari tanah jajahan
b. mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris
c. mengembangkan sistem pertanian yang baik di Pulau Jawa
d. membentuk tentara yang beranggotakan bangsa Indonesia
e. membangun jalan raya dari Anyer sampai Panarukan




Tidak ada komentar:

Posting Komentar